- Ali Ibn Talib
(via beautyislam)
Source: projectdawah
pas cila ndut, tante lagi kurus. sekarang cila kurus kesedot tante :”)
Beruntunglah para orangtua yang kreatif dalam memberikan nama buat anak2nya, because I don’t :D
Menjelang dua bulan sebelum “brojol”, saia dan suami masih muter2 mencari nama untuk anak kami.
Dulu waktu masih mahasiswa, saia pernah membaca novel fiksi sejarah Gajah Mada seriesnya Langit Kresna Hariadi, dan terpukau dengan nama2 sanskerta yang dimunculkan pak Langit dalam novelnya. Salah satunya adalah sasadara, artinya rembulan. Pernah juga kepikiran nanti kalau punya anak perempuan akan saia beri nama Sasadara Hirata, Hirata-nya dari novelis Andrea Hirata muahahaha *dipelototin suami*
Tapi sekarang setelah ditimbang2 lagi, saia malah jadi terpikir “nama macam apa itu sasadara, kok aneh?!” :D
Lagipula menurut prediksi dokter, anak saia berjenis kelamin laki2, mosok dikasi nama sasadara. #facepalm
Pernah suatu hari saia dan suami berunding tentang nama apa yang bagus untuk diberikan ke anak kami. Tapi ujung2nya tetep aja ngga nemu :D. kira2 begini dialognya:
Saia: “pernah denger Aldebaran ngga, katanya itu bintang yang paling terang, kita kasi nama itu aja kak.”
Suami: “nama apaan tuh, kalo mau terang kita kasi nama aja Senter!”
Saia: (~_~!) *masih usaha* “gimana kalo Mikayla, dari nama malaikat Mikail, nanti panggilannya Mika (ceritanya emaknya ngefans Mikha XFI)
Suami: *diem sebentar, sibuk googling, dan kemudian menyerahkan handphonenya* “nih baca deh”
(and you know what, di google yag keluar pertama tentang Mikayla adalah seorang artis porno perempuan bernama Mikayla Mendez)
“masih mau ngasi nama anak pake Mikayla?”
Saia: “yaudah pake nama pemain sepakbola aja” *masih tetep usaha*
Suami: “siapa? Diego Michel? Biar pacarnya kayak Nikita Willy?”
Saia: *tepok jidat*
Dan akhirnya saia pun menyerah XDDD